Simak jadwal imsak untuk wilayah Surakarta, Semarang dan Yogyakarta hari ini, Minggu (2/5/2021). Hari ini adalah hari ke 20 puasa ramadhan 1442H/2021 berlangsung, dan masih dalam suasana pandemi Covid 19. Jadwal imsakiyah yang juga terdiri dari jadwal shalat ini sebagai panduan umat muslim dalam beribadah agar bisa tepat waktu, termasuk bersantap sahur.

Inilah jadwal imsak dan buka puasa di hari Minggu (2/5/2021), untuk wilayah Surakarta, Semarang serta Yogyakarta, seperti dihimpun dari laman resmi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Kementerian Agama. Salah satu sunnah puasa yakni menyegerakan berbuka puasa dan mengakhirkan saat sahur. Sangat dianjurkan untuk segera berbuka puasa apabila telah mendengar azan magrib berkumandang.

Hendaknya pula saat berbuka untuk dianjurkan untuk membaca doa buka puasa. Berikut ini doa berbuka puasa: Lafaz Pertama,

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ Allahumma lakasumtu wabika aamantu wa'alaa rizqika afthortu birohmatika yaa arhamar roohimiin. Artinya: Ya Allah karena Mu aku berpuasa, dengan Mu aku beriman, kepada Mu aku berserah dan dengan rezeki Mu aku berbuka (puasa), dengan rahmat Mu, Ya Allah Tuhan Maha Pengasih.

Lafaz Kedua, Selain doa buka puasa di atas, ada satu pendapat lainnya tentang doa buka puasa yang berasal dari hadis Rasulullah SAW yaitu sebagai berikut, ذَهَبَ الظَّمَأُ، وابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وثَبَتَ اْلأَجْرُ إِنْ شَاءَاللهُ

Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah. Artinya: Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki. (Hadits shahih, Riwayat Abu Daud: 2/306, no. 2357 dan selainnya; lihat Shahih al Jami’: 4/209, no. 4678). Dalam buku Panduan Ramadhan Bekal Meraih Ramadhan Penuh Berkah terbitan Pustaka Muslim, disebutkan sebenarnya tidak ada tuntutan untuk melafalkan niat puasa.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, " Tidaklah sah puasa seseorang kecuali dengan niat. Letak niat adalah dalam hati, tidak disyaratkan untuk diucapkan dan pendapat ini tidak terdapat perselisihan di antara para ulama". Namun, beberapa kalangan percaya niat puasa harus dilafalkan. Berikut bacaan niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانِ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghodin 'an adaa'i fardhi syahri romadhoona hadihis sanati lillahi ta'aalaa. Artinya: Aku niat berpuasa besok pagi untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.

Punya pertanyaan seputar zakat , infaq dan sedekah ? Anda dapat bertanya dan berkonsultasi langsung ke Konsultasi Zakat yang langsung dijawab Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) Kirim pertanyaan Anda ke