Sari gula merupakan sebuah produk pemanis buatan yang berperan untuk menggantikan peran gula pasir dalam memberikan rasa manis bagi minuman maupun makanan. Nah, sari gula sendiri memiliki beberapa jenis, berikut ini 5 jenis sari gula yang kerap kita temui.

1. Aspartam

Jenis sari gula yang satu ini pada umumnya bisa kita temui pada permen karet, agar-agar, sereal untuk sarapan, serta minuman yang berkarbonasi. Nah, melalui adanya sari gula ini, tingkat kemanisan bisa 220 kali lebih manis dibandingkan dengan jika menggunakan gula biasa.

2. Sakarin

Pemanis buatan yang satu ini ternyata memiliki tingkat kemanisan yang lebih tinggi dibandingkan aspartam yang sebesar 200 kali gula biasa. Soalnya, sakarin memiliki tingkat kemanisan sebesar 300-4—kali lebih kuat apabila dibandingkan dengan gula biasa. Maka dari itu, penggunaan sakarin pada makanan dan minuman tidak boleh lebih dari 30 mg.

3. Sukralosa

Jenis pemanis yang satu ini apabila kita bandingkan dengan gula biasa memiliki rasa manis sebanyak 600 kali lebih kuat. Pada umumnya, sari gula jenis sukralosa ini digunakan untuk membuat produk-produk makanan yang dipanggang maupun digoreng. Untuk konsumsinya pun dibatasi sekitar 5 mg/kg berat badan.

4. Acesulfame potassium

Acesulfame potassium merupakan sari gula yang bersifat sangat stabil, bahkan dalam temperatur yang tinggi sekalipun. Soalnya, Acesulfame potassium ini tidak mudah larut. Tidak heran, produk yang satu ini sangat sering digunakan pada berbagai bahan makanan. Namun, ada batasan konsumsinya, yakni 15 mg/kg berat badan.

5. Neotam

Pemanis buatan yang satu ini pada umumnya kerap kita temui pada makan-makanan yang rendah kalori. Jika kita lihat berdasarkan kandungannya, sebenarnya neotam memiliki kandungan yang serupa dengan aspartam secara kimia. Akan tetapi, neotam memiliki rasa yang lebih manis 40 kali. Selain itu, ketika kita bandingkan dengan gula rafinasi, maka neotam juga memiliki tingkat kemanisan sebanyak 8.000 kali lebih banyak.

 

Nah, itulah tadi jenis-jenis pemanis buatan alias sari gula yang bisa kita temui pada kehidupan sehari-hari. Pastikan untuk selalu mengonsumsi pemanis buatan dalam batas wajar ya!